Saturday, 20-07-2019 ( GMT + 7.00 )

Thiago Silva Pensiun Tidak Seperti Pemain Umumnya

Salah satu pemain dari klub kaya raya Paris Saint Germain yang mengisi posisi pemain belakang Thiago Silva Pensiun Dengan cara Berkelas

Menggantungkan sepatu merupakan salah satu momen yang paling berharga untuk pemain bola. Ketika mengahiri perjalanannya untuk tidak bermain lagi tentu saja setiap pemain sudah punya rencana masa depan.

Tidak semua pemain untuk melepaskan sepatunya dengan keinginan sendiri dengan mudah. Namun ada beberapa hal yang menyebabkan pemain berhenti bisa saja karena mengalami sakit untuk bermain.

Dikabarkan ada salah satu pemain belakang Thiago Silva tidak mau pergi dengan memalukan. Setidaknya dirinya ingin bisa pergi meninggalkan klub Dengan memberikan prestasi yang gemilang untuk klub kebanggan PSG.

Pemain yang masih berusia 34 tahun ini musim lalu tampil 39 kali disemua kompetisi Klub PSG. Selain membela klub pemain kelahiran brazil ini juga membela timnas Brazilnya pada Copa America 2019 sebagai akhir karir.

Usianya yang saat ini sudah masuk umur 34 tahun sama seperti usia Pelatih Klub Real Madrid. Pelatih ini Zinedine Zidane juga mengakhiri karirnya sebagai pemain sepak bola membela timnas Prancis di Piala Dunia 2006.

Setelah Zinedine Zidane berhenti dirinya menjadi seorang pelatih yang sangat berjasa di Real Madrid. Dirinya juga berharap bisa menjadi pelatih hebat seperti Zinedine Zidane ketika dirinya sudah pensiun dari klub.

Terdengar kabar bahwa pemain gelandang ini akan meninggalkan klub Setelah akhir liga Copa Amerika 2019. Namun dirinya sendiri menyatakan bahwa dirinya masih belum ingin pensiun sebelum kakinya menyerah.

Dirinya tidak mau pensiun dan menanggung rasa malu ketika sedang berlaga dan dirinya kalah. Thiago Silva juga ingin bisa menyelesaikan laga pada level tertinggi dan juga sukses dalam karir sebelum akhirnya pensiun.

Thiago Silva Pensiun dan ingin menjadi Seorang Pelatih

Pemain gelandang ini ingin melanjutkan karirnya setelah menggantungkan sepatu dan menjadi seorang pelatih. Dirinya merasa terinpirasi dari pelatih klub Real Madrid yang pensiun muda dan menjadi pelatih yang ternama.

Tentu saja dirinya tidak bisa langsung menjadi pelatih awalnya dirinya akan menjadi asisten dulu. Dirinya tidak melihat dirinya mampu dan memiliki bakat menjadi seorang pelatih untuk memimpin dilapangan.

Saya masih tetap ingin bisa berada dilapangan bisa menjadi seorang pelatih atau asisten pelatih. Dirinya juga tahu bahwa menjadi pelatih tidaklah muda apakah defensif atau ofensif dirinya dan perbanyak pengalaman.