Wednesday, 26-06-2019 ( GMT + 7.00 )

Edy Rahmayadi Diminta Mundur DarI Posisi Ketua PSSI

Posisi Ketua PSSI yang saat ini dipimpin oleh Edy Rahmayadi Diminta Mundur DarI jabatannya karena telah memberikan Aksi Kontroversial

Edy Rahmayadi Diminta Mundur

Aksi Kontroversial yang ditunjukan oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, menjadi sorotan media internasional. Setelah kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke semifinal Piala AFF 2018 Pada babak penyisihan Gruop B.

Salah satu alasan yang dibuat oleh ketua satu ini adalah mengkaitkan bahwa Kegagalan Timnas merupakan kesalahan dari Wartawan. Tentu saja pernyataan tersebut menjadi sorotan baik dalam negeri maupun berita Internasional.

Kegagalan demi kegagalan yang dilakukan oleh PSSI memang dirasa terlalu berlebihan demi melakukan penghematan. Luis Milla yang sebelumnya menjadi Pelatih Timnas Di berhentikan Kontraknnya karena dianggap terlalu mahal.

Mahal itu relevan tergantung dari hasil yang diberikan oleh sang mantan pelatih ini, setelah diganti Pelatih baru mulailah Kegelapan menyelimuti. Timnas Tidak berhasil lolos dari Babak Penyisihan Piala AFF 2018 yang masuk di Group B.

Hanya mampu mengumpukan 3 angka kalahkan Timor Leste Indonesia Dibantai oleh Timnas Singapura, Thailand, Filipina. Hasil yang tidak memuaskan ternyata masalah kecil yang dialami oleh PSSI , belum lagi sejumlah pelanggaran saat Piala AFF.

Pelanggaran yang dilakukan oleh PSSI bukan hanya satu melainnya 3 pelanggaran yang membuat timnas indonesia hanyak keluar banyak. Dihitung Denda yang dilakukan PSSI mencapai 200 juta pada saat Piala AFF dan tentunya lebih tinggi Biaya.

Luis Mila tidak dijadikan sebagai pelatih karena mahal , jika lanjut mungkin saja Timnas Indonesia tidak akan terkenan denda 200 jt ini.

Edy Rahmayadi yang saat ini menjadi ketua Umum PSSI dan Gubernur Sumatera Utara ini melontarkan alam Vidionya. “Wartawannya yang harus baik. Kalau wartawannya baik, nanti timnasnya baik,” tentu saja membuat syok para netizen.

Beberapa Hal Kontroversial yang dilakukan oleh Edy Rahmayadi

Edy mengecam kepindahan Evan dan Ilham ke Selangor FA karena tengah dibutuhkan Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018.

“Siapa mereka (Selangor FA)? Seenaknya saja mengontrak-ngontrak. Kalau mata duitan, ya repot juga kita. Tidak ada jiwa nasionalisme (Evan dan Ilham). Nanti akan saya kumpulkan segera.”

Saat Diitanya wartawan tentang pengaruh kinerjanya sebagai Ketua PSSI sekaligus Gubernur Sumatera Utara dan Dewan Pembina PSMS, terutama di saat krisis seperti kasus tewasnya seorang suporter.

“Apa urusannya anda menanyakan itu?””Bukan hak anda juga bertanya kepada saya,” kata Edy.

Para Netizen mungkin sudah geram Dengan menuliskan Slogan “EDY JABATAN GANDA , KINERJA GA ADA” dan “REVOLUSI PSSI, KITA BUTUH PRESTASI.”